Seputar Botox

18 Dec

Apa yang terlintas pertama kali ketika mendengar kata botox? Nama lain dari implan silikon untuk wajah? Teknologi baru yang berbahaya? Atau, suntik kecantikan yang menyakitkan dan menyebabkan ‘kecanduan’?

10 pertanyaan tentang botox ini dirangkum dari The Botox Book, Everything You Need to Know karangan Dr. Michael A.C Kane, salah seorang ahli bedah yang memelopori penggunaan botox di bidang kecantikan. Semua jawaban dikonsultasikan dengan Dr. Aryani Sudharmani, spesialis kulit dan kecantikan.

1. APA ITU BOTOX?
Botox adalah nama dagang untuk Botullinum Toxin A, yaitu protein murni yang diekstraksi dari bakteri Clostridium Botullinum. Proses pemurnian protein dari bakteri ini sama dengan proses pemurnian protein pada obat antibiotika lainnya. Karena itu botox lebih tepat dikatakan obat, bukan kosmetik.

2. MANFAATNYA?
Pertama kali diluncurkan (1989), The Food And Drug Administration Amerika Serikat mengeluarkan persetujuan penggunaan botox sebagai obat untuk mengatasi kelainan sistem saraf mata pada anak-anak. Pada 2002, setelah melalui penelitian panjang, FDA kembali mengeluarkan izin penggunaan botox untuk mengatasi masalah kecantikan, antara lain untuk merelakskan otot yang berkerut, menaikkan alis yang disebabkan oleh mata yang turun, mengoreksi bentuk rahang serta mengurangi produksi keringat yang terlalu berlebihan pada ketiak, tangan, dan bagian tubuh lainnya.

3. CARA KERJA BOTOX?
Ekspresi wajah (tersenyum, mengerutkan dahi, misalnya) terjadi bilamana otak mengirimkan sinyal ke serat otot. Hasilnya, otot tersebut melakukan kontraksi sehingga menimbulkan kerutan. Jika hal ini berlangsung secara kontinu atau sering, maka akan terjadi bekas kerutan yang cukup dalam. Akibatnya, wajah pun terlihat lebih tua.

Dalam hal ini, botox yang disuntikkan pada bagian yang berkerut akan menghambat sinyal tersebut sehingga otot menjadi relaks dan tidak berkontraksi. Kerutan pun tidak akan timbul. Pada kasus browlift dan koreksi rahang, botox berfungsi untuk menahan otot bagian tertentu sehingga alis atau rahang menjadi lebih naik posisinya. Pada kasus keringat yang berlebih, botox berfungsi menghambat kerja acetylcholine (penyebab keluarnya keringat dari kelenjar keringat). Karena terhambat, maka keringat pun tidak keluar pada tempat tertentu.

4. ADAKAH BATAS UNTUK MELAKUKAN TERAPI BOTOX?
Tidak ada batasan usia atau jenis kelamin untuk melakukan terapi botox.

5. AMANKAH?
Botox telah diakui oleh beberapa badan kesehatan dunia (FDA) dan telah digunakan di lebih dari 60 negara. Selama bertahun-tahun digunakan, dalam dunia kedokteran dan kecantikan, belum pernah ditemukan efek samping yang buruk akibat penggunaan botox. Namun, terapi botox tidak boleh dilakukan pada wanita hamil dan sedang menyusui.

6. BAGAIMANA BOTOX DILAKUKAN?
Yang pertama harus diingat, botox dilakukan dengan cara injeksi atau suntik pada beberapa daerah wajah yang bermasalah, menggunakan alat suntik berjarum sangat kecil. Tindakan ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Efek botox dapat terlihat dalam 2-3 hari setelah penyuntikan dan hasil maksimal dapat terlihat dalam 7 hari.

7. PERAWATAN SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI BOTOX?
Untuk mengantisipasi efek samping akibat suntik, dianjurkan agar tidak mengonsumsi obat yang mengandung pembeku darah atau pelancar keluarnya darah, selama 2 minggu sebelum terapi dilakukan. Perawatan sesudah terapi botox, hampir tidak ada. Juga tidak ada pantangan apa pun, termasuk pantangan kosmetik atau makanan.

8. BERAPA LAMA BOTOX BERTAHAN? PERLUKAH DIULANG?
Pada wajah, botox dapat bertahan selama 4 – 6 bulan, sedangkan pada kasus keringat berlebih, daya tahannya lebih lama, yaitu sekitar 6-12 bulan. Pengulangan dapat dilakukan dengan cara yang sama, namun sifatnya tidak mutlak.

9. JIKA TIDAK DIULANG, APAKAH KERUTAN WAJAH AKAN BERTAMBAH PARAH?
Tidak. Karena, mekanisme kerja botox hanya merelakskan otot yang tegang dengan cara menghambat keluarnya zat penyebab kontraksi.

10. BIAYA YANG DIPERLUKAN?
Cukup mahal. Di Indonesia, botox untuk wajah memakan biaya sekitar 4 juta rupiah sekali suntik, sedangkan untuk masalah keringat pada ketiak, sekitar 5 juta rupiah sekali suntik.

Sumber : femina-online.com

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: